Monday, 6 February 2012

Endless Love

Assalammualaikum wr.wb


Selamat hari Minggu..gmana weekendnya?smoga menyenangkan yaa.. Menemani perjalanan menuju Bidakara menghadiri pernikahan salah seorg tmn kuliah drpd bengong d taxi mending nulis..heheeee


hmm..td sepertinya ada salah tulis di tweet sampe dijapri dikira lagi galau ..adeuhh..kan deadlinenya udh selesai jd galaunya juga udhan..hehehee
Nggak kok,I'm okeyy,,itu tulis krn inget Alm.Abah. Jadi kemarin pergi Takziah ke rumah Ibu (sahabat mama),krn hari Kamis kemarin Abah (suaminya Ibu) meninggal dunia. Setibanya disana ternyata Ibu dan Mba Metty (ank.nya Abah+Ibu) sedang ziarah ke makam abah.

"Maafin abah ya utie" *ibu yg br dtg langsung meluk aku..ahh..aku yg memang pd dsrnya gampang nangis lgsg ikutan nangis dan cuma bisa mengangguk.
Setelah sedikit tenang,Ibu cerita ttg detik2 abah menghadap sang Khalik. Abah sebenarnya sudah lama sakit tapi pada saat beliau meninggal,beliau dlm keadaan sehat wal afiat.Menurut Ibu,malam sebelumnya seperti biasa Abah masuk kamar duluan,tp belum tidur..biasanya Abah suka bangun tengah malem trus minta makan. Malam itu Abah melakukan kegiatannya seperti biasa.Tidak ada yg berubah. Seperti biasa pula Ibu yg tidur disamping Abah hampir setiap jam terbangun hanya utk melihat kondisi Abah. Sampai pukul 4 subuh Ibu terjaga lagi dan melihat Abah disisinya tidur dalam keadaan nyeyak sekali. Karena belum subuh Ibu tidur lagi. Biasanya Abah selalu bangun terlebih dahulu utk sholat subuh,baru beliau membangunkan Ibu. Tapi subuh itu Ibi terbangun tepat pukul 5 dan melihat Abah masih tertidur disebelahnya. Ibu pun berpikiran kalau Abah lupa utk membangunkannya. Lalu Ibu sholat dan sampai jam stgh 6 Abah tak kunjung bangun. Kemudian Ibu keluar dan bilang ke Mba Metty kalau Abah tidurnya pules banget. Sampai Jam 6 Abah tak bangun2 juga,akhirnya Ibu dan Mba Metty masuk ke kamar utk membangunkan Abah,karna biasanya Abah suka berjemur. "Abahh..abahh..bangun yukk..kan kita mau jalan2" Mba Metty berusaha membangunkan Abah. Setelah berulang kali dipanggil tp gak ada respon dan ketika dipegang badan Abah sudah dingin. Mba Metti dan Ibu pun langsung memeluk Abah dan mengguncan-guncang tubuh Abah..tapi mreka msh berpikir kalau Abah hanya tidur. Tangis pun mulai pecah, seluruh tetangga mulai berdatangan dan salah seorg tetangga memanggil dokter terdekat. Setelah diperiksa ternyata Abah sudah tidak ada.:(

Dalam ceritanya Ibu seperti menyesali,kenapa saat2 terakhir Abah,Ia tidak menemaninya,kenapa Abah cepet banget perginya:( *tangis pun kembali pecah..suara Ibu bergetar saat mengingat hal itu. Setelah suasana kembali tenang, Ibu bercerita ttg kebodoran2 Abah. Abah yg kenal memang bodor pisan, beliau itu jailnya dan iseng itu luar biasa. Tapi Abah itu sangat romantis *berdasarkan cerita ibu. Mereka selalu merayakan ultah pernikahan mereka dengan mengadakan makan bersama di rumahnya yg di Bogor * pun selalu diundang kalau ada acara ini.
Pokoknya Ibu dan Abah itu terlihat sangat saling menyayangi satu sama lain. Saat ditengah2 ibu bercerita ttg kebodoran Abah,tanpa sadar air mata disudut mata ibu kembali menetes..*ini yg maksud..Di saat semua org tertawa ikut tertawa,tp gak ada yg taukan kalau sebenarnya saya menangis:(
Ibu kangen sama Abah, laki2 yg Ia dampingi selama 35 thn itu kini sudah tidak ada di sisinya. Hanya tinggal cerita dan kebodoran2nya yg selalu teringat.

RIP Abah..semoga Allah menerima semua amal dan Ibadah abah. Memberikan tempat terindah di sisiNya. Utk Ibu dan Mba Metty yg sabar yaa..Allah sayang sama Abah,makanya Allah memanggilnya dengan baik tanpa membuat Abah sakit didetik2 terakhir Ia berpulang. Abah akan tetap ada dihati kita semua walaupun raganya sudah tidak bersama kita.

Note:
Semua akan kembali kepadaNya, persiapkan diri ini untuk pulang dalam keadaan yang baik.

Mekarsari, 5 feb'12

-utie-

No comments:

Post a Comment